Sabtu, 12 Desember 2009

CIKUNGUNYA YANG MENYIKSA


CHIKUNGUNYA, TIDAK BERBAHAYA TAPI MENYIKSA
Lagi, dalam sepekan ini Penyakit Chikungunya menghiasi layar kaca. Hajatan tahunan penyakit yang pertama kali dilaporkan mewabah di Tanzania ini biasanya muncul bersamaan dengan merebaknya kasus Demam Berdarah. Tidak berbahaya, karena bisa sembuh sendiri dan belum pernah dilaporkan adanya kematian yang disebabkan kasus ini, dan menyiksa karena gejala klinis yang ditimbulkannya, terutama panas yang mendadak dan nyeri sendi yang amat sangat, konon nyerinya tak terperikan bagai menusuk tulang belulang.PENYEBAB CHIKUNGUNYA
Virus penyebab adalah virus chikungunya, kelompok Alphavirus atau “group A” antropho borne viruses. Virus ini telah berhasil diisolasi di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan demam berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh “group B” antropho borne viruses.

Vektor ( Pembawa penyakit )
Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti yang juga nyamuk penular penyakit demam berdarah dengue (DBD).
Masa Inkubasi: Masa tunas antara 1-12 hari, pada umumnya 2-4 hari.
Cara Penularan
Penularan demam chikungunya terjadi apabila penderita yang sakit digigit oleh nyamuk penular, kemudian nyamuk penular tersebut menggigit orang lain. Biasanya tidak terjadi penularan dari orang ke orang. Penyakit ini biasanya berlangsung selama beberapa hari kemudian sembuh sendiri. Tapi…mana tahan …
GEJALA CHIKUNGUNYA
Demam. Biasanya demam tinggi, timbul mendadak disertai mengigil dan muka kemerahan. Panas tinggi selama 2-4 hari kemudian kembali normal.
Sakit persendian. Nyeri sendi merupakan keluhan yang sering muncul sebelum timbuldemam dan dapat bermanifestasi berat, nyeri tak terperi, sehingga kadang penderita ” merasa lumpuh ” sebelum berobat . Sendi yang sering dikeluhkan: sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang.
Nyeri otot. Nyeri bisa pada seluruh otot atau pada otot bagian kepala dan daerah bahu. Kadang terjadi pembengkakan pada pada otot sekitar mata kaki.
Bercak kemerahan ( ruam ) pada kulit. Bercak kemerahan ini terjadi pada hari pertama demam, tetapi lebih sering pada hari ke 4-5 demam. Lokasi biasanya di daerah muka, badan, tangan, dan kaki. Kadang ditemukan perdarahan pada gusi.
Sakit Kepala: sakit kepala merupakan keluhan yang sering ditemui.
Kejang dan Penurunan Kesadaran. Kejang biasanya pada anak karena panas yang terlalu tinggi, jadi bukan secara langsung oleh penyakitnya.
Gejala lain. Gejala lain yang kadang dijumpai adalah pembesaran kelenjar getah bening di bagian leher.
Adapun Obat Herbal yang dapat diberikan ialah : daun mimba, daun gandarusa, sambiloto dan daun tapak liman.Seluruh Bahan direbus jadi 1 dengan Komposisi yang seimbang. Ramuan ini dikonsumsi pagi-sore. Dapat pula ditambahkan dengan ramuan lainnya untuk dapat menambahkan lebih cepat menghilangkan reaksi efek nyeri pada persendian dan bintik-bintik merah di tubuh, yaitu dengan mengkonsumsi air kelapa hijau 1 butir, ditambah biji selasih 1 sendok teh, cincau hijau atau hitam selebar tangan dipotong dadu dan madu sebanyak 2 sendok makan. Ramuan herbal ini harus segera diminum karena efek air kelapa hijau akan hilang begitu terlalu lama tidak ditutup. Minum campuran ini dua kali sehari selama 7 hari berturut-turut.

0 komentar:


Blogger Templates by Isnaini Dot Com. Powered by Blogger and Supported by ArchitecturesDesign.Com Beautiful Architecture Homes